posted on
Sejarah Hari Raya Waisak

Hari Raya Waisak atau biasa disebut dengan Trisuci Waisak merupakan hari besar agama Buddha. Kata Waisak berasal dari bahasa Sansekerta Vesakha yang merupakan nama bulan dalam kalender Buddhist. Trisuci Waisak biasanya bisa jatuh pada bulan April, Mei, dan Juni kalender Masehi. Sesuai dengan namanya, Trisuci Waisak memperingati 3 peristiwa penting, yaitu:

  1. Lahirnya Pangeran Sidharta. Pangeran Sidharta lahir sebagai seorang Boddhisatva (calon Buddha dan seseorang yang akan mencapai kebahagiaan tertinggi).
  2. Pencapaian Penerangan Sempurna. Di usia 29 tahun, Pangeran Sidharta meninggalkan istana untuk bertapa menjadi Buddha serta mencari kebebasan dari usia tua, sakit, dan mati.
  3. Pencapaian Parinibbana. Peristiwa ini merupakan wafatnya sang Buddha di usia 80 tahun.

Untuk merayakan hari besar ini, umat Buddha pergi ke vihara dan melakukan ritual puja-bhakti. Ritual ini bertujuan untuk mengingat kembali ajaran sang Buddha dan melaksanakannya dengan baik. 

Lihat Berita Lainnya