posted on
6 Film Indonesia Paling Berpengaruh Sepanjang Masa

Selamat Hari Film Nasional, semuanya! Akhir-akhir ini, dengan rilisnya Pengabdi Setan, Posesif, Kenapa Harus Bule, dan sebagainya, kita bisa dengan bangga mengatakan bahwa industri perfilman Indonesia sedang berkembang dengan pesat. Meskipun masih banyak film komedi romantis picisan atau film horor bermodal musik berisik yang berkeliaran, nggak bisa dipungkiri bahwa film-film berkualitas juga udah menyaingi pasar. Ngomong-ngomong soal film berkualitas, let’s get down the memory lane dan liat beberapa film yang paling berpengaruh dalam industri perfilman Indonesia!

  1. Nagabonar: Dibintangi oleh salah satu aktor sekaligus sutradara kawakan Indonesia, Deddy Mizwar, film ini mengisahkan Nagabonar, seorang pencopet yang membentuk pasukan militer jadi-jadian untuk melawan penjajah Jepang pada tahun ’40-an bersama temen-temennya. Nah, film yang rilis pada tahun ’80-an ini ternyata berhasil memadukan unsur komedi dan heroisme dan menginspirasi pemuda-pemudi pada jamannya buat memiliki semangat patriotisme. Pada pertengahan 2000-an, Nagabonar pun mendapat sebuah sekuel yang juga sukses dengan esensi yang sama.
  2. Lewat Djam Malam: Film karya Usmar Ismail ini berlatar belakang era revolusi yang mengakhiri kependudukan Belanda di Indonesia pada jaman penjajahan dulu. Meskipun kurang familiar buat telinga orang-orang yang nggak tahu tentang sejarah perfilman Indonesia, Lewat Djam Malam dianggap sebagai salah satu film terbaik yang kita punya. Bahkan, seorang sutradara sekelas Martin Scorsese menyebut Lewat Djam Malam sebagai sebuah mahakarya sehingga lembaga World Cinema Foundation yang dipimpinnya pun membiayai sebagian besar proses restorasi film yang rilis pada tahun 1954 ini dan mendistribusikannya ke seluruh dunia.
  3. Petualangan Sherina: Petualangan Sherina adalah salah satu film musikal Indonesia yang paling sukses sepanjang masa. Dibintangi oleh artis cilik ’90-an, Sherina, dan artis pendatang baru, Derby Romero, Petualangan Sherina memadukan keceriaan masa kecil dengan lagu-lagu yang berkualitas dan mengajarkan seluruh generasi anak-anak di awal milennia tentang arti persahabatan dan betapa pentingnya mengakui kesalahan. Selain menjadi satu dari sedikitnya film anak-anak yang bisa sukses di pasaran Indonesia, film karya Riri Riza ini juga berhasil bertahan di kondisi perfilman Indonesia yang sedang terpuruk pada masa itu.
  4. Ayat-Ayat Cinta: Meledak dan meraup keuntungan besar pada tahun 2008, Ayat-Ayat Cinta berhasil menginspirasi hampir seluruh rumah produksi di Indonesia untuk merilis film-film sejenis di pasaran sehingga pada akhir tahun 2000-an, yang namanya film religius hampir mampir setiap bulan di bioskop. Ayat-Ayat Cinta sendiri bercerita tentang seorang mahasiswa S2 bernama Fahri yang mengenyam ilmu di Kairo dan membuat wanita-wanita di sekitarnya jatuh cinta.
  5. The Raid/Berandal: Bisa dibilang film ini adalah film pop mainstream pertama dari Indonesia yang sukses di pasar Internasional. Disutradarai oleh Gareth Evans, The Raid (atau Berandal dalam pasar Indonesia), menceritakan tentang seorang polisi yang diperankan Iko Uwais yang merazia sebuah gedung berisi puluhan kriminal berskill bela diri tinggi bersama pasukannya. Film ini menuai pujian atas koreografinya yang luar biasa dan teknik kameranya yang lincah. Semenjak film ini, Silat pun dikenal lebih luas, dan Iko Uwais sudah membintangi banyak film Hollywood (pst, salah satunya adalah Star Wars).
  6. Ada Apa dengan Cinta?: pada akhir ’90-an, industri perfilman Indonesia sedang mengalami mati suri. Kalo lo mau tontonan bagus dari negeri sendiri, lo cuma bisa mengandalkan TV dan sinetron. Tapi, sepasang sahabat, Mira Lesmana dan Riri Riza, optimis bahwa kita bisa bangkit lagi, dan setelah film mereka yang berjudul Petualangan Sherina cukup sukses, mereka pun percaya diri dan merilis Ada Apa dengan Cinta? Film yang mempopulerkan Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra ini pun mendulang sukses yang sama, bahkan lebih, dari Petualangan Sherina, dan seperti dugaan mereka, industri perfilman Indonesia pun berhasil bangkit lagi. Ada Apa dengan Cinta? adalah sebuah film klasik, yang selain kualitasnya, pengaruhnya juga nggak bisa kita pungkiri. Tanpa Ada Apa dengan Cinta? kita mungkin nggak bisa menikmati banyak film berkualitas dari Indonesia sekarang.

Guys, itulah keenam film Indonesia yang paling berjasa. Apa ada salah satunya yang jadi favorit kalian? Nah, supaya kita tetap berjaya, terus nonton film Indonesia di bioskop, dan jangan lupa bawa Fruit Tea Sosro varian favorit kalian buat nemenin.


Lihat Berita Lainnya