posted on
Traditional Hand Game

Hompimpa, suit, dan cang kacang panjang adalah tiga permainan tangan tradisional yang paling populer di Indonesia, tapi lo tau nggak asal muasal mereka?

  • Hompimpa: hompimpa dilakuin oleh minimal tiga orang peserta yang bernyanyi, “hom-pim-pa alaium gambreng” di mana pada akhir nyanyian mereka semua memperlihatkan telapak tangan, apakah telentang atau telungkup. Apabila yang telungkup lebih sedikit, maka mereka harus hompimpa lagi sampai tinggal satu yang jaga, dan begitu juga sebaliknya. Nah, nyanyian ini sebenarnya berasal dari bahasa Sanskerta. Artinya, “dari Tuhan kembali ke Tuhan, mari main!” atau secara metaforis, lo memasrahkan diri lo kepada Tuhan tentang apa pun hasil akhirnya.
  • Suit: suit punya konsep yang mirip dengan hompimpa, cuma aja dilakuin oleh dua orang dan nggak ada nyanyian selain seruan “suit!” yang diakhiri sama acungan jari dua orang itu. Ada tiga pilihan jari, yaitu jempol, telunjuk, dan kelingking. Jempol mewakili gajah, telunjuk mewakili manusia, dan kelingking mewakili semut. Gajah kalah oleh semut, semut kalah oleh manusia, dan manusia kalah oleh gajah. Konon, permainan ini katanya berasal dari Cina dengan nama “Shoushilling” dan dimainkan sejak era Dinasti Han sebelum akhirnya menyebar ke Jepang di awal 200 Masehi dan sampai di Indonesia.
  • Cang Kacang Panjang: kali ini, para peserta akan mengepalkan tangan dan menarik-ulur tangan mereka bersama-sama sambil bernyanyi, “cang kacang panjang yang panjang jaga!”, orang yang di akhir nyanyian mengulurkan tangan adalah yang berjaga. Nggak ada yang tau asal muasal sesungguhnya dari permainan ini, tetapi dikabarkan bahwa cang kacang panjang adalah variasi dari hompimpa, jadi bisa disimpulkan bahwa ini juga berasal dari Indonesia.

Kalo lo gimana? Permainan tangan apa yang lo suka? Gimana caranya lo nentuin siapa yang jaga?

Lihat Berita Lainnya